Seorang perekrut sering kali hanya melihat sebuah CV selama beberapa detik. Dalam waktu sesingkat itu, harus jelas siapa kamu, apa yang kamu bisa, dan mengapa kamu cocok. Karena itu, CV yang baik bukan riwayat hidup lengkap, melainkan ringkasan yang terarah.

Mulai dengan profil singkat

Buka dengan tiga sampai empat kalimat yang merangkum dirimu: bidangmu, pengalaman utamamu, dan apa yang kamu cari. Hindari frasa kosong seperti 'pekerja keras dan komunikatif'. Lebih baik tunjukkan secara konkret apa yang kamu kerjakan dan untuk siapa.

Tampilkan hasil, bukan sekadar tugas

Banyak CV hanya mencantumkan daftar tanggung jawab. Akan jauh lebih kuat bila kamu menunjukkan hasil. Bukan 'menangani layanan pelanggan', melainkan 'meningkatkan kepuasan pelanggan dari 78 menjadi 90 persen dalam setahun'. Angka membuat pekerjaanmu terasa nyata.

Tidak punya angka pasti? Jelaskan dampaknya: proses yang kamu sederhanakan, proyek yang kamu selesaikan tepat waktu, atau rekan baru yang kamu bimbing.

Sesuaikan untuk setiap lowongan

CV umum yang dikirim ke semua lowongan jarang menonjol. Baca deskripsi pekerjaan dengan saksama dan letakkan pengalaman yang paling relevan di bagian atas. Gunakan istilah yang sama dengan yang dipakai pemberi kerja, karena banyak perusahaan menyaring CV secara otomatis berdasarkan kata kunci.

Jaga tampilan tetap rapi

Pilih tata letak yang bersih dan mudah dibaca, dengan judul jelas dan ruang kosong yang cukup. Desain yang terlalu mencolok justru mengalihkan perhatian dari isi. Kesederhanaan memberi kesan percaya diri.

Periksa dua kali

Salah ketik di CV memang kecil, tetapi memberi kesan kurang teliti. Baca ulang dengan suara keras, minta orang lain memeriksanya, dan pastikan semua tanggal serta nama jabatan benar sebelum kamu mengirimkannya.

Tentang Budi Santoso

Budi adalah pelatih karier bersertifikat yang telah mendampingi ratusan profesional saat berganti pekerjaan atau mengejar promosi. Di DailyVista, ia menerjemahkan pengalaman itu menjadi saran yang jujur dan praktis soal lamaran kerja, wawancara, dan negosiasi.

Artikel lain penulis ini